Profil instastories

Aku Akan Baik-Baik Saja

Jadi, entah apa yang membuatku seperti ini. Tidak tahu! Aku tidak mengerti diriku sendiri. Kenapa aku melakukan hal bodoh? Sangat-sangat tidak berguna, karena apa? Karena aku melakukan hal yang tidak akan mengubah apapun. Bagiku, sangat tidak berguna. Entah itu malaikat baik atau setan jahat berbisik, “Lakukan apa yang kau mau kalau bisa membuatmu tenang.”

Berisikkan terdengar mengeruak telinga seolah menyuruh untuk memotong urat nadi. Otakku berputar, berfikir.

"Apa aku harus mati? Aku benar-benar tidak berguna!"

Pemikiran sangat bodoh sekaligus dangkal. Lagi-lagi suara bisikan terdengar, “Hei! Jangan berfikir sependek itu." Suara setan baik membisikanku.

Aku berusaha menghapus pemikiran itu. Aku bukan lemah, aku rasa hanya tidak sungguh-sungguh melakukan sesuatu. Tapi, aku akuin, aku emang tidak berguna. Harus akuin itu. Tapi aku yakin, suatu saat nanti aku bisa melakukan hal yang membuat orang terdekatku terkagum.

Lagi, lagi dan lagi aku terjebak dua sesuatu. Aku terjebak dengan perkataan konyol orang-orang. 

“Dasar anak nggak berguna, hanya bisa nyusahin orang tua!”

Aku terpaku dengan perkataannya. Ingin sekali berbicara di depannya. “Hei! Apa yang kau katakan? Tarik ucapanmu. Lihat dirimu sendiri hanya bisa mencari kekurangan orang lain tanpa berkaca diri sendiri!”

Kedua aku terjebak masa lalu, seseorang yang terpaku dalam masa lalu bisa jadi itu dikatakan sebuah kutukan. Aku terjatuh lagi, aku terpuruk. Membuat aku semakin muak pada dunia ini. Siapa juga yang ingin berteman dengan depresi! Dia yang datang sendiri tanpa permisi. Aku juga tidak menginginkannya. Jangan salahkan aku! Yang membuat aku seperti ini adalah kau, orang-orang terdekat yang pernah hadir dalam hidupku. Kau membuatku semakin tidak mempunyai semangat hidup. 

Aku ..., Ingin Melampiaskan emosi dan semua kesedihan. Bayangan bunuh diri memenuhi pikiranku. Tapi aku tidak ingin melakukan nya sebelum aku melakukan hal yang membuatku bahagia!

Tidak akan!

Hanya saja aku melakukan dengan sedikit goresan, lukisan yang sangat indah. Indah bukan? Dengan Berwarna merah yang menghiasi setiap kulit. Haha! 

Itu sangat menyenangkan, di tambah aku menatap cermin. Pantulan wajah pucatku terlihat jelas. Tangan mungilku meraih gunting untuk memotong mahkota panjangku.

Meskipun begitu, Aku tetap berusaha, I Will Be Ok.

 

Di tulis, Purwokerto, 11 Februari 2019

Publis : 20, April 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 27, 2020, 3:05 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jun 25, 2020, 3:02 PM - Lilis Puji Astuti
Jun 25, 2020, 2:09 PM - Erbin Simanjuntak
Jun 24, 2020, 1:54 PM - Lilis Puji Astuti