Profil instastories

Akhi

Akhi.

 

Teruslah berlari hingga beberapa jumput rindu yang membelunggu tumbuh menjadi utuh dan kita bisa melihat nikmatnya cinta.

 

Di pojok stasiun tempat para  orang terpinggir mengais recehan, membekas hinaku bersama geloramu yang menggebu,di sela kayu dan besi jalan kereta, mereguk surga dunia.

 

Aish. Aku bergetar seketika. Seperti ketika tangan nakalmu mulai meraba tiap inci dalam balutan busanaku. Iya, tangan yang dalam hati kecil ku harap menjabat tangan membawa ke hadapan yang kuasa.

 

Akhi, ku sandarkan ragaku yang tak lagi bermakna di haribaanmu,sederhana. Mari  menjemput rindu yang halal selagi Tuhan masih menerima

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah