Profil instastories

Air Mata Lebih Akrab Pada Kegersangan

Perjalanan waktu lebih setia pada musim,
terburu-buru meninggalkan hujan tanpa alasan,
dan aku hanya menatapnya dengan air mata,
sebab jejak ini lebih akrab pada kegersangan.
Keresahan batin perlahan retak,
mengubur janji-janji abstrak yang kaku,
dengan kehampaan yang tak dapat dibaca oleh kepekaan,
hingga aku belum siap untuk tumbuh dan kembali mekar
Saat ini aku tak lagi menatap satu rindu dalam genggaman,
untuk menggiring bulan jatuh dalam singgasananya,
tanpa upacara dan nyanyian yang mengembirakan
dan aku perlahan lenyap dalam kutukan sepi.
Batas Kota, 17 April 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah