7 Tips Lancar Bercinta di Malam Pertama, Anti-Grogi dan Tetap Rileks

Trending 1 week ago 7
ARTICLE AD BOX

Rasa waswas kerap muncul saat akan bercinta untuk pertama kalinya. Berikut beberapa tips bercinta di malam pertama agar tetap rileks. Ilustrasi. Rasa waswas kerap muncul saat akan bercinta untuk pertama kalinya. (iStockphoto/Vasyl Dolmatov)

Jakarta, Instastori Indonesia --

Hubungan intim untuk kali pertama bakal jadi pengalaman tak terlupakan. Beberapa tips berikut menjamin kelancaran dan kenyamanan malam pertama Anda.

Deg-degan, grogi, atau cemas itu pasti, apalagi jelang malam pertama. Ditambah lagi rasa capek setelah seharian berpesta di resepsi pernikahan.

Namun, tentunya setiap orang menginginkan malam pertama yang menyenangkan. Meski bagi beberapa perempuan, pengalaman pertama ini harus dibayar dengan sedikit rasa sakit.

Berikut beberapa tips lancar bercinta di malam pertama.

1. Siap-siap rasa sakit

Ada satu pertanyaan yang selalu muncul jelang hari pernikahan dan malam pertama: apakah akan terasa sakit? Jawabannya, iya. Anda akan merasa sakit saat bercinta untuk pertama kalinya.

Sebaiknya siapkan mental untuk merasakan sakit saat pertama kali berhubungan seksual. Namun, jangan tiba Anda terlalu konsentrasi memikirkan itu, karena rasa sakit ini sepadan dengan kesenangan yang akan dirasakan di momen-momen berikutnya.

2. Lakukan saat siap

Malam pertama sebaiknya dilakukan saat merasa siap, bukan karena anggapan bahwa hal ini kewajiban setelah ikrar nikah.

Anda dapat mengkomunikasikan dengan pasangan kalau Anda belum siap atau tetap merasa capek tubuh dan pikiran setelah rangkaian acara pernikahan yang panjang.

Ingat, seks itu soal consent atau persetujuan. Seperti dikutip dari First Post, persetujuan di sini maksudnya kesepakatan secara verbal dan antusias. Kemudian pasangan pun harus memahami dan menghormati keputusan ini.

3. Kenakan busana 'spesial'

ilustrasi ForeplayIlustrasi. Kenakan busana spesial agar malam pertama semakin istimewa. (iStockphoto/LightFieldStudios)

Karena ini pengalaman pertama, kenapa tak membuatnya istimewa? Anda dapat menyiapkan 'busana' terbaik.

Pilih lingerie yang bisa meningkatkan rasa percaya diri, pakai wewangian pada rambut, dan tambahkan musik yang bisa menciptakan suasana seksi.

4. Foreplay dan foreplay

Viral perdarahan malam pertama di TikTok seolah memperlihatkan bahwa bercinta untuk pertama kalinya sedemikian mengerikan. Seorang wanita tiba harus transfusi darah karena perdarahan hebat.

Boy Abidin, dokter spesialis kebidanan-konsultan fertilitas, mengatakan bahwa sebenarnya mau malam pertama atau bukan, pendarahan memang jadi risiko hubungan intim.

Dia pun menyarankan untuk melakukan foreplay demi meminimalisasi risiko pendarahan. Foreplay akan merilekskan tembok vagina sekaligus menyiapkan psikis wanita sebelum penetrasi.

"Paling krusial itu foreplay terutama untuk wanitanya, menyiapkan psikis, fisik, organ vaginanya sehingga lubrikasi cukup. Otot vagina lentur, tak ada risiko robek," kata Boy pada CNNIndonesia.com saat dihubungi pada Selasa (20/9).

5. Pakai pelumas

Kala foreplay cukup, vagina akan memproduksi lubrikan alami sehingga rasa sakit saat penetrasi tak begitu hebat. Namun, ada kalanya Anda perlu berjaga-jaga dengan menyiapkan pelumas (lubricant).

Seperti dikutip dari Times of India, pelumas krusial disiapkan, apalagi untuk malam pertama. Penetrasi pun akan lebih mudah dan minim rasa sakit.

6. Tidak ada darah? Tidak perlu cemas

Malam pertama kadang diwarnai dengan momen pendarahan. Namun, kondisi ini tak terjadi pada seluruh wanita karena kondisi selaput dara berbeda pada masing-masing kaum hawa.

Tak perlu panik saat Anda tak mengalami pendarahan. Pasalnya, hal itu berarti selaput dara Anda cukup elastis meski ada gesekan dengan penis.

"Karena selaput dara itu sangat elastis, ada wanita yang tak berdarah, ada yang berdarah," katanya.

7. Konsultasi dengan pakar saat perdarahan konsisten

Perdarahan akibat robekan pada selaput dara biasanya tak terlalu banyak. Namun, saat perdarahan yang dialami cukup konsisten tiba beberapa hari setelah malam pertama, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]