5 Ciri-ciri Kolik pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Trending 2 months ago 9
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Apakah bayi Bunda mengalami tangisan hebat yang berlangsung selama tiga jam atau lebih? Si Kecil mungkin menderita kolik, Bunda. Kondisi ini membikin Si Kecil tak nyaman hingga rewel dan menangis dalam waktu yang lama. 

Orangtua tentu akan melakukan berbagai langkah agar bayi tenang dan kembali nyaman. Mulai dari memijat bayi, ayunan, mendengarkan musik penenang pada bayi, hingga gerakan mengayuh pada kaki bayi.

Meskipun beberapa menemukan keberhasilan dengan cara-cara di atas, belum ada ilmu pengetahuan yang mendukungnya, dan tetap banyak bayi tetap menangis. 


"Beberapa bayi akan menanggapi banyak dari intervensi yang dilakukan orang tua, beberapa bayi tak menanggapi apa pun dan tetap saja menangis. Biasanya pada saat Anda mencoba segalanya, bayi sudah cukup besar sehingga tangisannya berhenti," jelas Larry Scherzer, M.D., asisten profesor pediatri di University of Connecticut Health Center di Farmington dikutip laman Parents.

Apa itu kolik pada bayi? 

Kolik ialah saat bayi yang sehat menangis atau sering rewel tanpa dalih yang jelas. Bayi dikatakan kolik kalau menangis lebih dari 3 jam sehari, setidaknya 3 hari seminggu selama lebih dari 3 minggu. Terkadang tak ada yang dapat Bunda lakukan untuk meredakan tangisan bayi.

Menghadapi kolik pada bayi dapat menambah stres pada orang uzur baru yang tentunya juga sudah capek dengan rutinitas barunya. Kolik dapat dimulai beberapa minggu setelah lahir.

Kondisi ini umumnya paling parah terjadi antara usia 4 hingga 6 minggu. Bayi biasanya sembuh dari kolik pada saat mereka berusia 3 hingga 4 bulan, Bunda. 

Meskipun belum dapat diketahui niscaya penyebabnya, Bunda dapat mencari tahu ciri-ciri kolik pada bayi Bunda. Sehingga, dapat dilakukan beberapa perawatan untuk memenangkan tangisan bayi.

Ciri-ciri kolik pada bayi

Wajar kalau bayi rewel dan menangis. Namun, bayi yang mengalami kolik menangis lebih lama daripada kebanyakan bayi, meskipun sebenarnya mereka sehat. Jika Berikut ciri-ciri kolik pada bayi dikutip dari laman Family Doctor:

Menangis tanpa dalih yang jelas. Sebagai contoh, mereka tak lapar atau popoknya tak basah sehingga perlu diganti namun menangis terus-terusan.  Menangis pada waktu yang sama setiap hari. Bayi kolik sering rewel menjelang sore hari. Namun, tangisan dapat terjadi bilamana saja. Mengepalkan tangan saat menangis atau kaki meringkuk.  Menangis seperti mereka kesakitan. Wajah dan tubuh menjadi merah saat menangis.

Saat bayi menangis, mereka dapat menelan udara. Ini mungkin membikin bayi kembung dan dapat membikin perut mereka terlihat bengkak atau terasa kencang. Mereka mungkin menunjukkan gejala kelegaan setelah buang angin atau buang air besar.

Simak langkah mengatasi kolik di halaman selanjutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga video tips parenting ala Nikita Willy berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

fase-anak

Anak Usia 0-6 Bulan Ketahui lebih jauh perkembangan anak 0-6 bulan. Cek Yuk arrow-right