5 Buah Paling Langka di Dunia, Ada yang Hampir Punah Lho Bun

Trending 4 days ago 3
ARTICLE AD BOX

Buah-buahan kaya akan faedah bagi orang karena mengandung vitamin hingga unsur berharga lainnya. Buah juga dapat jadi opsi camilan diet yang bagus, karena dapat mengenyangkan dan punya rasa manis alami, namun biasanya rendah kalori. 

Pada dasarnya, ketersediaan buah dapat berbeda-beda di tiap daerah karena pertumbuhannya dapat dipengaruhi iklim, cuaca, sinar matahari, juga kondisi tanah. Namun dengan teknologi, tak jarang buah-buahan dapat ditanam di tempat yang secara alami berbeda dengan kondisi habitat aslinya.

Di sisi lain, ada juga buah yang termasuk langka di seluruh dunia, lho. Melansir dari rarest.org, bahkan ada buah yang nyaris punah! 


Buah Langka di Dunia 1. Plum Murray

Plum Murray ialah buah paling langka di dunia. Spesies plum liar ini hanya di temukan di Texas. Ditemukan sejak tahun 1928, buah tersebut sangat langka bahkan tak ada yang memandang tanaman tersebut bereproduksi.

Sayangnya, tak ada satupun tanaman Plum Murray yang ditanam di kebun raya atau konservatori. 

2. Pisang Madagaskar

Pisang Madagaskar atau Ensete Perrieri ialah spesies pisang liar yang berkerabat dengan Pisang Abyssinian, yang merupakan tanaman pangan terpenting di Ethiopa. Banyak spesies pisang terancam punah, termasuk Cavendish dan Pisang Madagaskar.

Para ilmuwan menemukan bibit Pisang Madagaskar yang tumbuh di tanaman besar dengan asa matang suatu hari nanti.

Meskipun Pisang Madagaskar tak dibudidayakan karena bijinya yang besar, hal ini dapat dijadikan kunci untuk menyelamatkan spesies pisang favorit yang rentan terhadap hama dan penyakit. 

3. Pir Gergerania

Pir Gergeran ialah buah langka yang ditemukan di dekat desa Ger-Ger di Armenia. Jumlah tanaman Pir Gergeranian yang tersisa saat ini diyakini kurang dari 50 individu.

Global Trees Campaign telah bekerja untuk memahami mengenai Pir Gergeran, dan telah menemukan populasi pohon yang sangat mini di letak baru. 

Berdasarkan studi Global Trees Campaign, habitat pohon Pir Gergeran lenyap karena akan digunakan sebagai padang rumput untuk penggembalaan ternak dan pembuatan jerami bahkan beberapa pohon Pir Gergeran telah rusak akibat kebakaran yang digunakan untuk membersihkan lahan untuk pertanian. 

4. Kismis Sardinia

Kismis Sardinia hanya tumbuh di satu tempat di Provinsi Nuoro, pulau Sardinia, Italia. Selama bertahun-tahun, diperkirakan jumlah tanaman Kismis Sardinia mengalami fluktuasi, namun data terbaru tahun 2017 menyatakan bahwa ada sekeliling 80 tanaman Kismis Sardinia dewasa. 

Kismis Sardinia dulu tersebar luas di area boreal, tetapi sekarang hanya spesies peninggalan karena hanya ditemukan di satu lokasi. Ancaman terbesar terhadap Kismis Sardinia ialah penggembalaan yang tak diatur oleh hewan liar seperti mouflon (domba liar) dan kambing liar.

Selain ancaman dari luar, Kismis Sardinia mempunyai tingkat produksi buah yang rendah, yang membatasi jumlah tanaman.

5. Pimentero de Temisas

Pimentero de Temisas tumbuh di pulau Gran Canaria di Kepulauan Canary Spanyol. Dalam bahasa Spanyol, Pimentero de Temisas diterjemahkan menjadi "pot merica Temisas" dan buah langka ini juga disebut "tomat hutan".

Meskipun Pimentero de Temisas menghasilkan buah, namun hanya digunakan oleh penduduk setempat sebagai tanaman hias karena bunganya yang berwarna ungu cerah. 

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

(fia/fia)