3 Siklus Metamorfosis Capung, Cari Tahu Yuk Bareng Si Kecil Yuk Bun

Trending 3 months ago 19
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Ada banyak hal yang akan dipelajari Si Kecil sering bertambahnya usia mereka ya, Bunda. Termasuk soal proses daur hidup atau metamorfosis capung.

Sebelum jauh membahasnya, kita perlu mengetahui kalau bagian dari proses kehidupan merupakan seluruh makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Tak terkecuali capung.

Seekor capung mempunyai rentang hidup lebih dari satu tahun, tetapi sangat sedikit dari kehidupan itu yang benar-benar sebagai capung dewasa lho, Bunda. Ada tiga tahap siklus hidup capung mulai dari telur, nimfa, hingga capung dewasa. 


Bagaimana metamorfosis capung?

Tahukah Bunda, sebagian besar siklus hidup capung adalah berada di tahap nimfa dan jarang sekali orang dapat melihatnya. Kecuali mereka yang mengamatinya dengan berenang di bawah air waduk atau kolam dengan mata terbuka. 

Untuk itu, yuk cari tahu apa saja siklus metamorfosis capung Bunda. Berikut penjelasannya yang dilansir dari laman British Dragonfly Society. 

1. Telur

Capung betina dapat bertelur ratusan telur selama masa dewasanya. Mereka bertelur dalam golongan selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu.

Telur capung ada yang berbentuk memanjang dan diletakkan pada tumbuhan. Semua jenis capung mempunyai ovipositor seperti sabit dan menyuntikkan telurnya ke batang atau daun tanaman, kayu yang sudah membusuk, atau lumpur di dekat permukaan air. 

Telur capung ada juga yang berbentuk bulat, diletakkan dalam unsur seperti jeli dan diendapkan secara ke dalam air. Spesies yang bertelur jenis ini berulang kali mencelupkan ujung perut mereka ke dalam air, setiap kali melepaskan satu atau lebih telur yang mengendap di bawah permukaan air. 

Selama bertelur, capung jantan menjaga betinanya. Beberapa capung betina bahkan benar-benar tenggelam untuk bertelur, dan sering kali menggunakan pasangannya yang tetap terikat untuk menariknya kembali setelahnya.

Telur menetas sempurna dalam waktu 2 hingga 5 minggu. Namun, dalam beberapa jenis capung telurnya menetas saat musim semi berikutnya.

2. Nimfa

Nimfa berwarna hijau atau coklat, yang membantu berkamuflase di antara tanaman dan ganggang terendam yang mereka huni. Spesies yang hidup di dalam air mempunyai penglihatan yang relatif buruk, tetapi mereka menggunakan rambut, kaki panjang, dan antena mereka untuk merasakan mangsa.

Nimfa memperkuat hidup bertahun-tahun dengan melakukan kamuflase. Simak siklus metamorfosis capung selanjutnya di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga video aktivitas sederhana asah empati Si Kecil sejak dini:

[Gambas:Video Haibunda]